Ari Julianto
Buku ini menghadirkan 77 puisi kontemplatif yang memadukan keindahan sastra, perjalanan batin, dan lanskap spiritual Gunung Semeru, khususnya Ranu Kumbolo. Setiap puisi tidak hanya mengajak pembaca menikmati keindahan diksi dan suasana alam, tetapi juga menuntun jiwa untuk menyelami makna rindu, luka, kepasrahan, dan cinta kepada Sang Pencipta. Melalui susunan Kalam Pembuka, Sajak, dan Kalam Penutup, pembaca diajak membaca puisi sebagai ruang hening untuk mengatur napas, menenangkan batin, dan menemukan cahaya di balik pengalaman hidup yang paling sunyi.
Dirajut dalam tujuh fase perjalanan batin, buku ini membawa pembaca menapaki Ambang Kepasrahan, Misykat Kumbolo, Dinding-Dinding Rindu, Keluasan dan Kefanaan, Cakrawala Pengharapan, Kematian Ego di Kalimati, hingga Puncak Kesaksian dan Litani. Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, Oro-oro Ombo, Kalimati, dan Mahameru hadir bukan sekadar sebagai tempat, tetapi sebagai simbol perjalanan jiwa dalam menanggalkan ego, menerima takdir, dan menemukan jalan pulang kepada Allah. Buku ini menjadi teman refleksi bagi siapa pun yang sedang belajar mencintai tanpa menggenggam, merindu tanpa memaksa, dan berdamai dengan luka melalui keindahan puisi.
| PENERBIT | CV. GLOBAL KREATIF MEDIA |
| HALAMAN | ix + 133 Halaman |
| ISBN | Proses Pengajuan |
| BAHASA | Indonesia |
| UKURAN | 15.5 × 23 cm |
Rp72.000